Tampilkan postingan dengan label pesona indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pesona indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 April 2017

Sejarah, Pengertian dan Bermacam-Macam Jenis Bar

SEJARAH BAR


Para ahli mengatakan bahwa kata bar berasal dari kata barrier yang berarti penghalang. Yang dimaksudkan adalah bahwa para tamu yang datang untuk membeli dan menikmati minuman dengan petugas peramu – pencampur minuman dibatasi oleh suatu penghalang yang lazim disebut bar counter, sehingga para tamu tidak bebas masuk ke tempat petugas berada. Arti counter sendiri adalah meja penghalang yang membatasi dua ruangan, yaitu ruangan dimana petugas bar bekerja dengan ruangan tempat para tamu duduk santai sambil menikmati minuman yang disuguhkan. Istilah bar mula – mula dikenal di Amerika Utara pada abad XVI. Sekarang istilah itu menjadi popular diseluruh dunia.

PENGERTIAN BAR

Bar adalah suatu tempat yang duorganisasikan secara komersil dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, terdapat baik di dalam sebuah Hotel, kadang – kadang berdiri sendiri di luar Hotel, dimana seseorang bisa mendapatkan pelayanan segala macam minuman baik yang beralkohol maupun yang tidak beralkohol kecuali minuman panas seperti kopi dan teh. Minuman yang disediakan dan dijual di bar terutama adalah minuman beralkohol. Hanya bar – bar didekat pelabuhan yang kadang – kadang juga menyediakan ice cream dan kopi. Kopi disediakan bagi orang – orang yang mabuk, baik laut maupun udara.

Bar biasanya mempunyai ruangan redup dan samar – samar, hanya menyediakan dan menjual beberapa makanan kecil atau ringan saja.

Secara singkat bar dapat dikatakan sebagai berikut : Bar adalah sebuah counter dimana minuman beralkohol disajikan : sebuah perusahaan yang menyajikan minuman beralkohol sebagai bisnis utamanya.

FUNGSI BAR

Selain sebagai fasilitas pelengkap bagi para tamu yang berkunjung, yang kadang – kadang dioperasikan bersama – sama dengan restoran, bar juga merupakan pemasok pendapatan dan keuntungan yang cukup besar bagi Hotel.

Bar didalam sebuah Hotel menyediakan, menjual, menyajikan segala macam minuman bagi para tamu, baik yang datang langsung ke Bar, restoran maupun yang pesan dari kamar di Hotel tempat mereka menginap ( Room Service ).

Bar pada umumnya buka mulai jam 10.00 pagi sampai jam 01.00 lewat tengah malam, tergantung pada fungsi maupun lokasi bar tersebut. Menurut fungsinya, bar dapat dibedakan antara Service Bar dan Public Bar.

Yang dimaksud dengan Service Bar adalah bar yang pada umumnya terletak dalam sebuah Hotel, dimana para Bartender tidak langsung berhubungan dengan para tamu, bahkan kadang – kadang tidak terlihat oleh tamu. Pesan minuman harus dilakukan lewat pramusaji. Bar ini hanya berfungsi melayani pesanan minuman lewat restoran, banquet, maupun dari kamar ( Room Service ).

Sedangkan yang dimaksud dengan Public Bar adalah bar yang terdapat dalam sebuah Hotel maupun diluar Hotel ( Berdiri Sendiri ), lokasinya terlihat oleh tamu, tamu dapat bertemu dan pesan minuman kepada bartender atau peramu minuman. Di bar ini disediakan meja dan kursi sebagaimana layaknya sebuah restoran. Para petugas bar mempunyai kesempatan untuk berkemunikasi secara langsung dan akrab dengan tamu.

Penjualan minuman di bar, terutama minuman beralkohol, baik yang disajikan straight ( langsung, tanpa campuran ) maupun yang berupa minuman campuran ( mixed drink ), cocktail, high ball dan sebagainya, sangat menguntungkan pengusaha atau pemilik bar. Kadang – kadang keuntungannya jauh lebih besar daripada keuntungan yang diperoleh dari penjualan makanan di restoran. Para tamu atau pembelipun terpenuhi kebutuhan dan keinginannya, mereka dapat melepas lelah, menghilangkan ketegangan dengan bersantai di bar, menikmati minuman kesukaan sambil menikmati alunan musik.

Di dalam dispenser bar, yaitu bar yang pada umumnya terletak di dalam sebuah restoran yang menyalurkan penjualan anggur, disamping minuman beralkohol lainnya, yang disajikan kepada para tamu selama mereka menikmati makanan, keuntungan yang diperoleh pihak pengusaha cukup besar.

Bar yang dapat dioperasikan di dalam sebuah Hotel, didalam restoran, di luar Hotel dan restoran, bahkan didalam rumah tangga sebagai Private bar. Untuk menarik pengunjung pada umumnya bar dilengkapi dengan berbagai macam hiburan, musik pengiring atau pertunjukan lainnya.

PELAYANAN BAR

Pelayanan yang tepat dan professional atas minuman beralkohol menjadi semakin penting semenjak banyak restoran memperdagangkan, menjual, menyajikan jenis minuman tersebut untuk memenuhi tuntutan kepuasan para tamu dan juga untuk meningkatkan keuntungan.

Di dalam bisnis restoran, pelayanan minuman, terutama minuman beralkohol, sangatlah menguntungkan. Banyak restoran menyajikan minuman beralkohol sebagai bahan dari kelengkapan pelayanan makan. Bahkan di beberapa tempat, penjualan minuman merupakan bagian terpenting dari bisnis tempat tersebut.

Para pramusaji, baik waiter, waitress maupun wine waiter, dituntut dapat menyajikan minuman beralkohol secara tepat dan professional, termasuk harus memiliki pengetahuan tentang aneka macam minuman campuran, cocktail, dan sebagainya, agar para pramusaji tersebut dapat memberikan saran – saran yang tepat kepada para tamu.

MACAM – MACAM BAR

Ada beberapa tempat berbeda yang berfungsi atau tujuan utamanya adalah menjual minuman beralkohol. Di Amerika Serikat, tempat yang paling lazim menjual minuman beralkohol disebut Bar. Di Inggris biasa disebut Pub, yang merupakan kependekan dari Public House. Pub dilengkapi dengan counter memanjang dimana minuman dibagikan atau disajikan kepada para tamu.

Tavern : istilah untuk sebuah Hotel kuno yang masih dipergunakan untuk sebuah perusahaan / tempat yang menyajikan minuman beralkohol, biasanya di tempat kediaman atau daerah lingkungan industri.

Night Club : sebuah tempat baik yang ada diluar maupun didalam Hotel yang diorganisasikan secara komersil, dimana disajikan minuman beralkohol dan juga makanan, makan malam dengan pelayana prima, dekorasi mewah, diiringi musik / hiburan lain yang disediakan bagi para tamu yang ingin menikmati kehidupan malam.

Poll side Bar : Bar mini yang berlokasi di area kolam renang, disediakan bagi para pengunjung kolam renang, yang menyajikan makanan kecil ( snack dan sandwich ) serta minuman ringan. Seperti soft drink, beer, teh, kopi, susu, dan juga bermacam – macam ice cream. Tidak menjual minuman berkadar alcohol tinggi.

Expresso Bar : Bar ini juga terdapat di pelabuhan – pelabuhan udara dan laut, yang menjual berbagai macam minuman. Di sini justru yang ditekankan adalah penjualan kopi dan ice cream.

Restoran dan bar : Biasanya terdapat di kota – kota besar, bentuk dan situasinya seperti sebuah restoran, peralatannya lebih lengkap dan mewah. Ada piano dan bas gitar untuk mengiringi tamu yang tengah makan dan minum. Persediaan minumannya lengkap, terutama wine dan champagne.

American Bar : Bentuknya sedikit lebih kecil daripada restoran dan bar. Segala macam minuman tersedia, biasanya banyak dikunjungi oleh orang – orang asing atau para turis yang sedang melakukan perjalanan keliling dunia. Di dalam bar ini ada tempat untuk berdansa, dancing stage.

Main Bar : Bar utama dengan tempat tersendiri, biasanya ruangannya tertutup, dilayani oleh petugas bar sendiri ( bar waiter dan bar waitress ) atau kadang – kadang oleh bartender. Petugas dapat berdialog secara langsung dan akrab dengan para tamu, bar seperti ini merupakan tempat informasi atau sales information secara langsung. Tamu dapat menikmati minuman secara rileks karena tempat dan penerangannya sengaja dibuat redup, romantis, sambil menikmati musik.

Cocktail Lounge : Kadang – kadang disebut juga Lounge Bar. Pada umumnya tempatnya luas memanjang. Lingkungannya lebih nyaman daripada bar biasa. Tamu – tamu dilayani petugas bar, seperti bar waiter, bar waitress dan kadang – kadang bartender sendiri. Segala sesuatunya hampir sama dengan mini bar.
Portable Bar : Bar ini sangat praktis karena dapat dipindah – pindah terutama untuk garden party, room cocktail party, barbeque, out side catering, maupun cocktail party untuk acara state banquet ( jamuan makan resmi kenegaraan ), dilayani oleh satu atau dua orang bartender yang dibantu oleh waiter room service untuk menghidangkan minuman.
Home bar atau Private bar : Bar yang terdapat dirumah orang – orang kaya. Minumannya pada umumnya disiapkan, dibuat oleh tuan rumah atau oleh tamu sendiri. Biasanya minuman yang tersedia tidak selengkap di bar.

Tempat – tempat tersebut merupakan pusat penjualan ataupun penyediaan berbagai minuman beralkohol.


Sumber : http://tugaspariwisata.blogspot.co.id/2012/03/bar.html
Gambar : http://www.bar145avon.com/,https://www.timeout.com/newyork/bars/the-long-island-bar

Selasa, 02 Juni 2015

Istilah dalam dunia perhotelan


Berbicara tentang dunia perhotelan tentunya kita sering mendengar beberapa bahasa yang asing atau istalah-istilah dalam hotel yang sering digunakan oleh para pelaku wisata. Untuk itu agar tidak menambah bingung ada baiknya kita mengetahui tentang beberapa istilah yang digunakan tersebut.
Adapun istilah dalam dunia perhotelan yang sering digunakan diantaranya:
  1. Bell boy: Seseorang yang bertugas membantu tamu hotel, mulai dari mengangkat tas koper, membersihkan kamar, membelikan sesuatu dan tugas-tugas lainnya yang bersifat melayani tamu.
  2. Receptionist : karyawan hotel yang melayani bagian kantor depan
  3. Twin bed: kamar yang berisi 2 kasur ukuran kecil.
  4. Double bed: kamar yang berisi 1 kasur besar dan sering disebut king size room..
  5. Pool side: kamar yang berada tepat di samping kolam renang.
  6. Breakfast: sarapan pagi
  7. Lunch : makan siang
  8. Dinner : makan malam
  9. booking atau reservation: memesan kamar.
  10. Check in: saat datang dan mengambil kunci pertama kali datang.
  11. Check out: saat keluar dan membayar tagihan kamar hotel.
  12. Chek out time: batas waktu chek out.
  13. Late chek out: waktu kelonggaran yang diberikan pengelola hotel setelah melewati batas chek out.
  14. Room rate atau rate: harga atau biaya sewa kamar.
  15. Lobby: ruang utama hotel.
  16. fully booked: Ketersediaan kamar yang sudah habis.
  17. Deluxe room: kamar kondisi standar.
  18. Superior room: kamar dengan kondisi di atas standar tetapi di bawah suite.
  19. Bar atau lounge: tempat bersantai berbentuk resto dengan musik.
  20. Minibar: fasilitas hotel yang ada di dalam kamar yang disewa, yang berupa kulkas kecil dengan isi lengkap di dalamnya. Kebanyakan hotel menerapkan charge tersendiri dan dibedakan dengan biaya kamar.
  21. Bill: Tagihan biaya hotel.
  22. Concierge: bagian pelayanan tamu hotel khusus melayani kendaraan tamu. Bell boy ada dalam struktur team concierge. Divisi ini biasanya tersedia di hotel mewah.
  23. Pick up service: Layanan penjemputan maupun pengantaran. Biasanya dari bandara ke hotel dan sebaliknya. Layanan ini bisa saja menggunakan armada operasional milik hotel atau ada juga yang bekerjasama dengan rental mobil.